Monitoring PPKM Darurat Tingkat Provinsi Banten

Dalam rangka koordinasi penanganan Covid-19 di Provinsi Banten, Pemerintah Provinsi Banten melakukan Monitoring PPKM Darurat Tingkat Provinsi Banten.

Saat monitoring dilakukan di Kota Serang, Rabu (14/07/2021), sudah terbentuk 68 Posko PPKM dan 106 titik Posko PPKM Mikro berdasarkan keputusan camat setempat.

Dari sisi anggaran, keberadaan Posko PPKM didukung anggaran dari DPA Kelurahan pada sub kegiatan "Sinergis dengan Hubungan Keluahan dengan TNI/POLRI pada tolok ukur “Trantibumlinmas", diharapkan dengan adanya dukungan anggaran dapat maksimal menjalankan tugas dan fungsinya.

Saat tim melakukan peninjauan ke Kelurahan Unyur didampingi oleh Plt. Kasi Trantib Kec. Serang, diperoleh info bahwa warga yang melakukan isolasi mandiri diberikan bantuan sembako (swadaya) warga, dikoordinasikan oleh Kelurahan, Babinsa & Bhabinkantibmas.

Selain itu, Kelurahan Unyur terdiri dari 145 RT dan 30 RW, dan termasuk wilayah zona merah terutama di perumahan, antara lain di Taman Banten Lestari (TBL), Bumi Agung, Green Serang dan Cikepuh. Secara rutin Tim Satgas Kelurahan melakukan monitoring ke Posko PPKM RW untuk mendapatkan info yang akurat setiap kejadian.

Seperti halnya beberapa daerah lain, kelangkaan oksigen dan obat-obatan yang direkomendasikan bagi pasien Covid-19 juga terjadi di Kota Serang. Termasuk sulitnya kendaraan jenazah untuk memindahkan/mengambil jenazah dari rumah duka ke Rumah Sakit.

Permasalahn lainnya adalah masih adanya masyarakat yang terpapar Covid-19 dan tidak melaporkan kepada RT dan RW setempat, sehingga tidak dapat termonitor.

Tim monitoring yang terlibat diantaranya Satpol PP Provinsi Banten 11 orang, BPBD Provinsi Banten 1 orang, DP3AKB Provinsi Banten 1 orang, dan Biro Ekbang Setda Banten 1 orang.