ATLET BERPRESTASI DI DAERAH PROVINSI BANTEN

BANTEN – Atlet Banten yang turut serta di Asian Games 2018 menerima bonus dari Pemerintah Provinsi (Pemprov) Banten. Dana yang digulirkan dari anggaran KONI Banten tahun 2018 untuk pemberian bonus tersebut mencapai lebih dari Rp1,1 miliar.

Secara simbolis penyerahan bonus tersebut dilakukan Wakil Gubernur Banten Andika Hazrumy. Sebanyak 21 atlet dari 13 cabang olahraga yang menerima dana tersebut dikumpulkan di pendopo gubernur Banten, Rabu (5/9) sore.

Tidak pilah-pilih, baik atlet berprestasi yang meraih medali dan yang tidak sama sekali pun menerima bonus itu. Termasuk juga pengurus provinsi (pengprov) cabor yang berprestasi. Kucuran bonus itu menjadi bukti penghargaan Banten untuk atletnya yang telah berjuang keras.

Namun, tentunya besaran bonus yang diterima tidak sama nilainya. Pemberian bonus sebesar Rp150 juta untuk atlet peraih medali emas, Rp100 juta peraih medali perak dan Rp 50 juta atlet peraih medali perunggu. Bonus diberikan melalui transfer rekening masing-masing. Sementara atlet yang tidak meraih medali menerima Rp10 juta.

Ketua KONI Banten Rumiah Kartoredjo mengatakan, atlet yang mengikuti Asian Games tersebut telah memberikan kontribusi enam medali untuk Indonesia. Terdiri dari dua medali emas, dua perak, dan dua perunggu. Dua keping medali emas dipersembahkan oleh Aris Apriansyah dari cabor paralayang nomor ketepatan mendarat dan Rajiah Salsabilla dari cabor panjat tebing nomor speed relay beregu.

Sedangkan dua medali perak disumbangkan oleh M Fajar dari cabor dayung nomor kano TBR 1.000 meter putra dan Since Lithasova Yom dari 200 meter putri. Untuk perunggu disumbangkan oleh M Fajar cabor dayung kano TBR 500 meter putra dan Aris Apriansyah cabor paralayang nomor cross country beregu.

“Luar biasa kita (Indonesia) masuk ranking empat. Banten menyumbang dua medali emas, dua perak, dan dua perunggu. Hampir semua atlet masuk delapan besar, enam besar, ada yang masuk sepuluh besar. Semua atlet kita berprestasi,” ujarnya.

Wakil Gubernur Banten Andika Hazrumy mengapresiasi perjuangan atlet Banten yang berlaga di Asian Games. Kata dia, raihan enam medali dari atlet Banten tersebut sudah melampaui target yang dipatok oleh KONI Banten. “Tentu sebuah kebanggaan, pada momentum hari ini (kemarin-red) bukti dan komitmen Pemerintah Provinsi Banten ialah dengan memberikan apresiasi kepada seluruh atlet Banten yang telah mengharumkan nama Banten dan Indonesia di kancah internasional,” ucapnya.

Sementara itu, Aris Apriansyah atlet cabor paralayang yang sukses menyumbang medali emas di Asian Games mengaku bersyukur bisa memberikan yang terbaik pada kompetisi bergengsi tersebut. Bonus yang diterimanya bukan hanya dari Banten, tapi juga dari pemerintah pusat. Aris mengungkapkan total bonus yang ia dapat lebih dari Rp1,1 miliar.

“Uang dari bonus ini rencananya akan saya belikan rumah di puncak (Bogor) biar dekat sama tempat saya latihan. Saya tidak pernah menyangka bisa dapat Rp1,1 miliar. Saya akan terus berlatih terbang,” ujar pria berusia 24 tahun itu.